287 Orang Alami Gangguan Pencernaan Usai Konsumsi MBG di Cirebon
RBN || Cirebon
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Cirebon, Jawa Barat, menjadi sorotan setelah ratusan penerima makanan mengalami gejala yang mengarah pada keracunan. Dinas Kesehatan Kota Cirebon mencatat 287 orang terdampak hingga Rabu (21/10/2026) siang, dengan keluhan utama berupa mual, muntah, dan diare.
Peristiwa tersebut terjadi di Kecamatan Harjamukti setelah makanan yang disiapkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalijaga 05 dibagikan pada Selasa (20/10/2026). Hidangan tersebut didistribusikan ke 28 institusi pendidikan, mulai dari jenjang taman kanak-kanak hingga sekolah dasar.
Beberapa jam setelah menyantap makanan, sejumlah penerima mulai mengeluhkan sakit perut dan gangguan pencernaan yang membutuhkan penanganan medis. Mereka yang mengalami gejala tidak hanya berasal dari kalangan siswa, tetapi juga guru dan petugas SPPG.
Jumlah warga terdampak yang mencapai 287 orang menjadi perhatian karena kasus tersebut melibatkan penerima makanan dari berbagai lingkungan pendidikan. Dinas Kesehatan Kota Cirebon melakukan pendataan terhadap korban untuk mengetahui perkembangan kondisi kesehatan mereka setelah kejadian.
Meski jumlah korban cukup besar, kondisi pasien yang mendapatkan perawatan dilaporkan stabil dan tidak ada yang memerlukan penanganan intensif. Gejala yang paling banyak ditemukan berupa mual, muntah, serta diare setelah mengonsumsi hidangan yang dibagikan melalui program MBG.
Kasus tersebut menyoroti pentingnya pengawasan keamanan pangan dalam pelaksanaan program penyediaan makanan bagi peserta didik. Penanganan medis dan penelusuran penyebab gangguan kesehatan menjadi langkah penting untuk memastikan keamanan makanan yang didistribusikan.
Hingga laporan tersebut disampaikan, penyebab pasti dugaan keracunan belum dapat dipastikan berdasarkan informasi yang tersedia. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui sumber gangguan kesehatan sekaligus mencegah kejadian serupa terulang dalam pelaksanaan program MBG.
Sumber: Tribunnews


