Wakaf Energi Hadirkan Panel Surya untuk Masjid di Aceh Tamiang
RBN || Aceh Tamiang
Program Wakaf Energi menghadirkan panel surya di Masjid Nurul Iman, Kampung Babo, Aceh Tamiang, melalui kolaborasi Kementerian Agama, Bank Indonesia, dan sejumlah lembaga filantropi Islam. Inisiatif ini diarahkan untuk mengurangi beban listrik masjid sekaligus memperluas manfaat wakaf bagi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Abu Rokhmad menilai program tersebut menunjukkan bahwa wakaf dapat dikembangkan menjadi aset produktif yang manfaatnya dirasakan secara langsung. Dana wakaf yang dikelola nazir dapat diwujudkan dalam bentuk panel surya untuk memenuhi kebutuhan energi sekaligus mendukung kegiatan sosial di sekitar masjid.
Panel surya yang dipasang memiliki kapasitas 7,7 kilowatt peak (kWp) dengan kebutuhan wakaf Rp237,5 juta. Sebanyak 114 wakif telah berkontribusi mulai dari Rp100 ribu, sementara sistem tersebut diperkirakan mampu mengurangi lebih dari 51,7 ton emisi karbon atau setara dengan penanaman lebih dari 2.360 pohon.
Penghematan biaya listrik diharapkan membuka ruang bagi masjid untuk mengalokasikan anggaran pada kegiatan lain, termasuk bantuan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Abu juga berharap perangkat tersebut dapat dipelihara dengan baik dan memberikan manfaat lebih dari perkiraan usia teknis sekitar 10 tahun.
Dewan Pembina MOSAIC M. Ali Yusuf mengatakan, Wakaf Energi tidak berhenti pada pemasangan perangkat, tetapi disertai literasi dan penguatan kapasitas pengelola masjid. Takmir dibekali pemahaman mengenai pengoperasian, perawatan, serta pemantauan produksi energi agar aset wakaf dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Kepala Perwakilan BI Lhokseumawe Yudo Herlambang menambahkan, program tersebut merupakan bagian dari upaya mengembangkan wakaf sebagai amal jariah sekaligus aset yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Aceh Tamiang dipilih karena termasuk wilayah yang terdampak bencana besar dalam wilayah kerja BI Lhokseumawe.
Pengelolaan dan pemeliharaan menjadi perhatian agar manfaat wakaf tidak berhenti pada pemasangan panel surya. Program ini turut didukung Badan Wakaf Indonesia, NUUR+, MOSAIC, Sedekah Energi, Wakaf Energi, Wakaf Al-Azhar, dan Wakaf Salman.


