Karutan Depok Ungkap Narkoba Diduga Masuk Rutan, Pengawasan Terus Diperketat

RBN || Depok

Rumah Tahanan (Rutan) Depok menyelidiki dugaan pesta narkoba yang dilakukan sekelompok pria di sebuah ruangan yang disebut berada di dalam lapas wilayah Depok. Kepala Rutan Depok Ario Galih Maduseno mengatakan narkoba diduga masuk ke dalam rutan dengan cara dibawa masuk.

“Kalau investigasi (narkoba) melalui dibawa,” ujar Ario kepada wartawan, Minggu (4/10/2026).

Ario mengatakan pihaknya terus berupaya memperketat keamanan di lingkungan rutan. Razia dilakukan secara rutin maupun secara insidentil dengan pendekatan persuasif.

Pihak rutan juga melibatkan pihak eksternal untuk mendukung upaya pemberantasan narkoba di dalam rutan.

“Tentunya kami berkomitmen nih untuk menjaga keamanan dan razia akan terus-menerus, tentunya dengan pendekatan persuasif,” kata Ario.

Menurut Ario, keterbatasan jumlah sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu kendala dalam pengawasan. Saat ini, jumlah penghuni rutan mencapai sekitar 1.279 orang, sedangkan petugas yang berjaga dalam satu shift hanya sekitar 10 orang.

Ario mengatakan dirinya baru sekitar satu bulan menjabat sebagai Karutan Depok. Selama masa tersebut, ia mengaku telah melakukan penguatan kepada seluruh personel serta meningkatkan pelaksanaan razia.

“Dalam 1 bulan kami menjabat ini kami tetap melaksanakan penguatan kepada seluruh personel, juga melaksanakan razia baik insidentil maupun rutin,” ujarnya.

Sebelumnya, video yang memperlihatkan sekelompok pria berjoget dan diduga mengonsumsi narkoba di sebuah ruangan yang disebut berada di dalam lapas wilayah Depok viral di media sosial. Rutan Depok kini masih melakukan penyelidikan terkait dugaan peristiwa tersebut.

Sumber: Detik News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *