Pria Diduga Peras Pegawai Apotek di Jaktim, Mengaku Polisi hingga Dikeroyok Warga

RBN || Jakarta

Seorang pria berinisial JM (34) diduga hendak melakukan pemerasan terhadap pegawai sebuah apotek di Jalan Haji Naman, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (30/9/2026) siang.

Peristiwa tersebut kemudian berujung pada pengeroyokan setelah warga mengamankan JM sebelum polisi tiba di lokasi.

Dalam video yang beredar di media sosial, JM disebut mengaku sebagai anggota unit khusus Polda Metro Jaya. Ia juga disebut sempat menodongkan pistol kepada warga yang berusaha menegurnya karena permintaannya kepada pegawai apotek tidak ditanggapi.

Kapolsek Duren Sawit Sutikno mengatakan, polisi menemukan JM setelah petugas yang sedang melakukan patroli mendengar keributan di depan Apotek Kaisar.

“Ketika kami sedang melaksanakan kegiatan patroli di Jalan Haji Naman, Kelurahan Pondok Kelapa, Jakarta Timur, kami menemukan ataupun mendengar ribut-ribut yang ada di pinggir jalan di depan Apotik Kaisar,” ujar Sutikno saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (1/10/2026).

Polisi kemudian mengecek lokasi dan mengamankan JM yang saat itu membuat kegaduhan. JM selanjutnya dibawa ke Polsek Duren Sawit untuk menjalani pemeriksaan.

Dari hasil pemeriksaan, polisi memastikan JM bukan anggota Polri. Sutikno mengatakan, pengakuan tersebut diduga menjadi salah satu alasan warga merasa geram hingga melakukan pengeroyokan.

“Saya tegaskan, (pelaku) bukan anggota Polri, sehingga warga pada saat di TKP merasa geram, sehingga (pelaku) sempat dikeroyok oleh warga karena mengaku-ngaku anggota Polri,” kata Sutikno.

Berdasarkan identitas yang dibawa, JM diketahui bukan warga Duren Sawit, melainkan berasal dari wilayah Bekasi.

Polisi masih melakukan pendalaman terhadap dugaan pemerasan yang menjadi dugaan awal dalam peristiwa tersebut. Petugas juga masih mengumpulkan bukti tambahan untuk memastikan rangkaian kejadian.

“Dalam konstruksi peristiwa yang terjadi, kami terapkan unsur pemerasan, namun dalam pemeriksaan, kami masih melakukan pendalaman penyelidikan lebih lanjut,” ujar Sutikno.

Selain itu, polisi menemukan sebuah pistol mainan saat melakukan penggeledahan terhadap JM. Pistol tersebut ditemukan berada di bagian pinggangnya.

Hingga kini, polisi masih mendalami seluruh rangkaian peristiwa, termasuk dugaan pemerasan, pengakuan sebagai anggota Polri, serta penggunaan pistol mainan dalam kejadian tersebut.

Sumber: Kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *