Kemenhub Perkuat Keselamatan Transportasi Jawa Timur di Tengah Tingginya Mobilitas

RBN || Surabaya

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meminta seluruh jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Perhubungan di Jawa Timur memperkuat penerapan keselamatan transportasi pada seluruh moda. Instruksi tersebut disampaikan saat mengumpulkan pimpinan UPT Kemenhub wilayah Jawa Timur di Kantor Otoritas Bandara Wilayah III, Surabaya, Jumat (11/9).

Menurut Menhub Dudy, Jawa Timur merupakan wilayah strategis dengan aktivitas pergerakan transportasi yang tinggi. Kondisi tersebut membuat aspek keselamatan menjadi tanggung jawab besar yang harus terus diperkuat oleh seluruh jajaran Kementerian Perhubungan.

“Kita sama-sama tahu bahwa Jawa Timur merupakan salah satu wilayah strategis, dengan pergerakan transportasi yang tergolong sibuk. Dalam konteks ini, Kementerian Perhubungan memiliki peran dan tanggung jawab yang besar terkait aspek keselamatan di sektor transportasi,” ujar Dudy.

Ia menegaskan keselamatan tidak boleh hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi harus menjadi budaya dalam penyelenggaraan transportasi. Karena itu, seluruh jajaran diminta menjalankan Instruksi Menteri Perhubungan Nomor IM 3 Tahun 2026 tentang Peningkatan Keselamatan pada Sarana dan Prasarana Transportasi.

Instruksi tersebut mencakup pemeriksaan kelaikan sarana dan prasarana, pengawasan kepatuhan operator, evaluasi berkala, perawatan fasilitas transportasi, hingga tindakan cepat apabila ditemukan kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Pada sektor darat, Menhub meminta pengawasan terhadap kelaikan kendaraan, kepatuhan operator, dan kondisi infrastruktur diperkuat. Sementara sektor laut diarahkan memastikan standar keselamatan pelayaran, kesiapan fasilitas pelabuhan, serta kelayakan kapal.

Untuk transportasi udara, pengawasan difokuskan pada standar keselamatan penerbangan, fasilitas bandara, dan kepatuhan operator. Adapun sektor perkeretaapian diminta memperkuat pemeriksaan sarana, prasarana, operasional perjalanan, serta mitigasi risiko di wilayah rawan.

Menhub juga mengingatkan pentingnya edukasi kepada masyarakat mengenai budaya keselamatan. Ia berharap seluruh upaya pencegahan dilakukan secara konsisten agar sistem transportasi nasional semakin aman, andal, dan berkelanjutan.

“Kita harus samakan persepsi bahwa tujuan bersama kita adalah mewujudkan sistem transportasi nasional yang selamat, andal, dan berkelanjutan,” pungkas Menhub.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *