Pramono Anung Targetkan Penataan Kabel Bawah Tanah Jakarta Rampung Lima Tahun

RBN || Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau penataan Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) di Jalan Soepomo, Tebet. Penataan tersebut bertujuan memindahkan ribuan kilometer kabel udara ke bawah tanah agar lebih tertata.

Kebijakan ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2025 tentang Penempatan Jaringan Utilitas. Pemprov DKI menggandeng Dinas Bina Marga dan pihak swasta untuk menata kabel sepanjang 6.500 kilometer.

Pramono menilai keterlibatan sektor swasta penting agar penataan kabel dapat diselesaikan secara menyeluruh. Menurutnya, proyek tersebut juga memiliki potensi bisnis sehingga dapat menjadi gerakan bersama seluruh pemangku kepentingan.

Kabel udara yang ditata terdiri atas jaringan komunikasi dan listrik. Di Jalan Dr. Soepomo, kabel komunikasi telah dipindahkan ke bawah tanah, sedangkan penataan kabel listrik masih membutuhkan waktu.

Pramono menginstruksikan Dinas Bina Marga dan BUMD menyusun perencanaan jangka panjang serta strategis. Ia menargetkan seluruh proses penataan kabel bawah tanah dapat rampung dalam lima tahun dan mengubah wajah Jakarta.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo mengatakan pihaknya menyiapkan anggaran Rp90 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk membangun SJUT sepanjang 16,9 kilometer yang tersebar pada 10 ruas jalan.

Ruas tersebut meliputi Jalan MT Haryono, Gatot Subroto, Dr. Soepomo, KH Abdullah Syafei, Dr. Saharjo, Pemuda, Otista, Tebet Barat Dalam Raya, Matraman Raya, dan Jatinegara. Penataan di Jalan Soepomo ditargetkan selesai Desember 2026.

Untuk menjaga kelancaran lalu lintas selama pekerjaan berlangsung, Dinas Bina Marga berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan. Rekayasa lalu lintas disiapkan agar pembangunan SJUT tidak menimbulkan kemacetan di sekitar lokasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *