RBN || Jakarta
Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan bergerak cepat memberikan pendampingan, santunan, dan bantuan kebutuhan pokok kepada keluarga bocah berusia empat tahun yang meninggal dunia setelah terperosok ke dalam lubang proyek pembangunan lapangan multifungsi di kawasan Manggarai, Kecamatan Tebet.
Camat Tebet, Putut Puji Linangkung mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap keluarga korban. Pendampingan juga diberikan melalui jajaran Kelurahan Manggarai, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta unsur terkait.
“Sejak kemarin langsung menyambangi kediaman orang tua korban untuk memberikan dukungan moril, santunan, dan bantuan,” ujarnya, Selasa (30/6).
Putut menjelaskan, sebelum proyek dimulai, pihaknya sudah menyampaikan imbauan kepada masyarakat terkait adanya pekerjaan pembangunan di lokasi yang nantinya akan dijadikan taman dan lapangan multifungsi.
Menurutnya, proyek yang dibiayai melalui program tanggung jawab sosial perusahaan tersebut baru mulai dikerjakan pada 25 Juni 2026. Sementara itu, penyebab pasti insiden masih dalam proses penyelidikan oleh kepolisian.
“Penyelidikan masih dilakukan oleh pihak kepolisian. Kami turut menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Satpol PP Kelurahan Manggarai, Wahyu menambahkan, lokasi proyek hingga kini masih dipasangi garis polisi sehingga seluruh aktivitas pembangunan dihentikan sementara untuk kepentingan penyelidikan.
“Kami memperketat pengamanan di lokasi dengan menempatkan dua personel yang bertugas secara bergantian di sekitar area proyek,” bebernya.
Wahyu mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas, terutama di sekitar lokasi proyek konstruksi.
“Kami mengimbau warga agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di mana pun berada, terutama pada malam hari,” tandasnya.
_____________________
sumber: berita jakarta











