Korban Jambret di Jakpus Apresiasi Respons Cepat Aduan WhatsApp Kapolda Metro
RBN || Jakarta
Edison Siahaan, warga Sawah Besar, Jakarta Pusat, mengapresiasi respons cepat Polda Metro Jaya setelah dirinya melaporkan kasus penjambretan melalui layanan WhatsApp Kapolda Metro Jaya Komjen Dadang Hartanto. Aduan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh jajaran kepolisian dalam waktu kurang dari satu jam.
Edison mengatakan dirinya menghubungi nomor WhatsApp pengaduan Kapolda sesaat setelah menjadi korban penjambretan di Jalan Samanhudi, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (4/11/2026) sekitar pukul 06.30 WIB. Saat itu, dia sedang berjalan bersama keluarganya untuk mencari sarapan.
“Saya menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kapolda Metro Jaya atas respons cepat aduan saya melalui WhatsApp. Saya kira ini menunjukkan kehadiran Polri di tengah masyarakat sesuai tagline Kapolri ‘Polisi Bersama Masyarakat’,” kata Edison kepada wartawan, Rabu (4/11/2026).
Dia mengaku tidak menyangka laporan yang disampaikan melalui WhatsApp tersebut mendapat tindak lanjut dengan cepat. Bahkan, belum sampai satu jam setelah laporan dikirim, jajaran kepolisian sudah menghubunginya dan mendatangi lokasi kejadian.
“Saya WA ke nomor Kapolda Metro yang WA aduan itu, saya laporkan ke Kapolda, nggak sampai satu jam langsung Kapolres WA saya. Lalu Kapolsek Sawah Besar juga datang, cepat responsnya. Jadi tadi dibikin LP di HP itu, langsung orang SPKT datang,” ungkapnya.
Edison menjelaskan penjambretan terjadi ketika dirinya bersama tiga anggota keluarga hendak menyeberangi Jalan Samanhudi. Tiba-tiba, pelaku yang menggunakan sepeda motor mendekat dari arah belakang dan menarik kalung emas yang dikenakannya.
Akibat kejadian tersebut, Edison terjatuh. Kalung emas seberat 20 gram berhasil dibawa pelaku, sedangkan dua kalung lainnya tidak terlepas karena tersangkut di lehernya.
“Tadi pagi jalan pagi, berempat kami. Pas nyeberang Jalan Samanhudi, tiba-tiba dari belakang dijambret. Tapi kalungnya nggak ikut, kan ada 2 yang gede itu nyangkut di leherku itu yang bikin aku jatuh, yang kecil aja yang keambil karena 20 gram,” tuturnya.
Edison juga mengaku melihat pelaku lain yang diduga beraksi di sekitar lokasi yang sama. Menurutnya, ada seorang perempuan yang turut menjadi korban penjambretan oleh dua orang berboncengan sepeda motor.
“Teriak-teriak boncengan naik motor, 2 motor, kira-kira 20 meter di depan kami ada lagi ibu itu dijambret, dia kalungnya berhasil diambil,” katanya.
Kapolsek Sawah Besar Kompol Egy Irwansyah mengatakan Edison telah membuat laporan polisi. Korban juga sudah mendapatkan penanganan awal atas luka yang dialaminya akibat terjatuh saat kejadian.
“Jadi tadi sudah dibuatkan laporan, dan juga sudah diberikan pengobatan awal oleh dari Dokkes Polres. Selanjutnya, untuk tim saat ini bergabung dengan tim dari Polres, Resmob, tim Reskrim. Unit Reskrim Polsek itu sudah bergabung dengan tim Resmob sedang menyusur TKP cari petunjuk CCTV-nya,” kata Egy.
Egy menambahkan, polisi masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan sejumlah petunjuk, termasuk menelusuri rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi penjambretan.
Sebagai informasi, Kapolda Metro Jaya Komjen Dadang Hartanto membuka layanan pengaduan masyarakat melalui nomor WhatsApp 08118129494.
Layanan tersebut disediakan untuk menampung informasi, keluhan, maupun masukan masyarakat terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Pembukaan saluran pengaduan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat komitmen Polri dalam mewujudkan pelayanan dengan semangat ‘Polisi Bersama Masyarakat’.
Sumber: Detik News


