Saat Orang Dewasa Meminta Maaf, Anak Belajar Arti Tanggung Jawab

RBN || Jakarta

Seorang anak mungkin lupa nasihat panjang tentang sopan santun, tetapi ia ingat cara orang dewasa berbicara kepada pelayan. Ia juga memperhatikan respons kita ketika marah, melakukan kesalahan, atau bertemu seseorang yang membutuhkan bantuan. Pengamatan itu berlangsung setiap hari, sering kali tanpa disadari orang tua maupun guru. Ketika anak diminta menghormati sesama tetapi melihat orang dewasa merendahkan orang lain, pesan yang diterimanya menjadi bertentangan.

Psikolog Albert Bandura, melalui teori pembelajaran sosial, menjelaskan bahwa anak dapat mempelajari perilaku dengan mengamati tindakan orang lain. Karena itu, contoh yang mereka temui di rumah, sekolah, dan lingkungan sekitar turut memengaruhi cara mereka bersikap. Kejujuran, misalnya, tidak cukup diajarkan lewat larangan berbohong. Anak perlu melihat orang dewasa berani mengatakan yang sebenarnya dan mengakui kesalahan, sekalipun itu terasa tidak nyaman.

Begitu pula dengan rasa hormat: anak memahaminya saat pendapatnya didengarkan dan orang lain diperlakukan dengan bermartabat. Dalam percakapan sehari-hari, perhatian yang tulus memberi anak kesempatan untuk belajar mendengarkan dan peduli. Memberi teladan bukan berarti harus selalu benar atau tidak pernah marah. Meminta maaf setelah bersikap kasar justru menunjukkan bahwa kesalahan dapat diperbaiki, sementara kemarahan dapat disampaikan tanpa menyakiti.

Pusat Perkembangan Anak Universitas Harvard menekankan pentingnya interaksi yang penuh perhatian dan responsif antara anak dan orang dewasa bagi perkembangan mereka. Hal sederhana seperti menanggapi cerita anak dengan sungguh-sungguh dapat menjadi bagian dari hubungan yang mendukung pertumbuhannya.

Anak-anak hari ini kelak menjadi orang tua, guru, pemimpin, dan anggota masyarakat yang turut menentukan kehidupan bersama. Jika kita berharap mereka tumbuh jujur, peduli, dan bertanggung jawab, tunjukkan nilai-nilai itu melalui tindakan yang bisa mereka saksikan mulai hari ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *