Arrmanatha Nasir Lanjutkan Prioritas Diplomasi Indonesia di Era Prabowo
RBN || Jakarta
Serah terima jabatan Menteri Luar Negeri RI dari Sugiono kepada Arrmanatha Nasir berlangsung di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (12/10), menandai keberlanjutan kepemimpinan dalam menjalankan diplomasi Indonesia. Arrmanatha menegaskan Kemlu akan melanjutkan prioritas diplomasi yang sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam memperkuat ketahanan nasional.
“Kementerian Luar Negeri akan memastikan keberlanjutan prioritas diplomasi Indonesia yang sejalan dengan visi Bapak Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan nasional,” ujar Arrmanatha.
Dalam menjalankan politik luar negeri, Arrmanatha memastikan Indonesia tetap berpegang pada Konstitusi dan prinsip bebas aktif. Diplomasi juga diarahkan untuk memperkuat kawasan, menjaga ketahanan nasional, serta memastikan multilateralisme tetap berfungsi dalam menghadapi dinamika global.
Ia turut menyampaikan penghargaan kepada Sugiono atas kepemimpinan dan kontribusinya selama menjabat Menteri Luar Negeri. Berbagai capaian yang telah diraih dinilai menjadi landasan untuk meneruskan diplomasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan perekonomian nasional.
Arrmanatha juga menekankan perlunya memperkuat kesiapan Perwakilan RI agar mampu bertindak adaptif dan tangkas menghadapi perubahan global. Penguatan kapasitas kelembagaan Kemlu menjadi bagian penting untuk mendukung pencapaian Visi Indonesia Emas 2045.
Sementara itu, Sugiono menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kemlu dan Perwakilan RI atas dedikasi serta profesionalisme selama masa kepemimpinannya. Ia juga mengaku bangga terhadap para diplomat Indonesia yang terus memperjuangkan kepentingan bangsa di berbagai negara.
“Kementerian Luar Negeri telah menjadi rumah bagi saya, dan saya yakin di bawah kepemimpinan Bapak Arrmanatha Nasir, Kemlu akan terus tumbuh menjadi institusi yang semakin kuat dan memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara,” ujar Sugiono.
Serah terima jabatan tersebut merupakan tindak lanjut pelantikan Menteri Kabinet Merah Putih oleh Presiden Prabowo Subianto pada 1 Oktober 2026. Acara turut dihadiri para Wakil Menteri Luar Negeri serta pejabat pimpinan tinggi Kemlu dan Kementerian Koordinator Bidang PMK.


