Sudinkes Jaktim Pantau Empat Warga Usai Kebocoran Kompresor Indolakto

RBN || Jakarta

Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur terus memantau kondisi warga yang masih menjalani observasi setelah insiden ledakan dan kebocoran kompresor PT Indolakto di Pekayon, Pasar Rebo. Peristiwa pada Senin (28/9) sekitar pukul 15.30 WIB tersebut menyebabkan sejumlah warga mengalami gangguan kesehatan setelah terpapar gas yang menyebar melalui udara.

Kepala Sudinkes Jakarta Timur Arief Wahyudhy mengatakan penanganan awal dilakukan tim medis Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo bersama ambulans PK3D dan Puskesmas Ciracas. Petugas kemudian memeriksa 22 warga dengan pemeriksaan tanda-tanda vital serta kondisi pernapasan.

“Saat ini tercatat ada 18 warga yang sudah dinyatakan sembuh atau menjalani rawat jalan. Kemudian, satu orang dirujuk ke RSUD Ciracas dan tiga di Rumah Sakit Tugu Ibu,” ujar Arief, Selasa (29/9).

Empat warga yang masih menjalani penanganan medis akan terus dipantau hingga kondisinya dinyatakan pulih. Sudinkes Jakarta Timur memastikan perkembangan kesehatan mereka menjadi perhatian selama proses observasi berlangsung.

“Kami akan terus monitor perkembangannya sampai mereka benar-benar pulih,” ungkap Arief.

Selain gangguan kesehatan akibat paparan gas, seorang warga bernama Hari Prasetyo (45) mengalami cedera setelah panik dan melompat dari lantai dua rumahnya. Ketua PMI Jakarta Timur Bambang Pangestu Aldriyan mengatakan warga tersebut mengalami cedera pada kaki kanan dan sejumlah luka lecet.

PMI Jakarta Timur turut melakukan penanganan awal terhadap warga yang mengalami sesak napas maupun luka akibat kepanikan. Tim juga melakukan asesmen bersama pengurus RT/RW, aparat terkait, dan Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo.

Warga terdampak kemudian diarahkan ke sejumlah fasilitas kesehatan, termasuk RSU Tugu Ibu Cimanggis, Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo, dan RSUD Ciracas. Sebagai langkah antisipasi terhadap dampak lanjutan paparan gas, PMI juga membagikan sekitar 200 masker kepada masyarakat di sekitar lokasi.

Penanganan dan pemantauan kesehatan warga terus dilakukan untuk memastikan kondisi masyarakat terdampak tetap terkendali. Pemerintah bersama unsur kesehatan dan PMI juga berkoordinasi dalam memberikan layanan sesuai kondisi masing-masing warga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *