Mentan Amran Dorong Anak Muda Berusaha di Pertanian

RBN || Palu

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mendorong generasi muda untuk tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga berani membangun usaha di sektor pertanian. Pesan itu disampaikan saat berdialog dengan mahasiswa dan alumni Universitas Tadulako di Palu, Kamis (20/8/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Amran menyoroti langkah sekitar 15 alumni Untad yang tergabung dalam Brigade Pangan. Kelompok itu telah mengelola lahan pertanian sekitar 300 hektare dengan sistem sewa, meski masih menghadapi keterbatasan modal dan alat mesin pertanian.

Menurut Amran, keberanian anak muda mengelola lahan dalam skala besar merupakan contoh bahwa sektor pertanian memiliki peluang ekonomi yang luas. Ia menilai pertanian tidak hanya dapat menjadi sumber penghasilan, tetapi juga mampu membuka lapangan kerja dan menggerakkan perekonomian daerah.

Untuk mendukung pengembangan usaha kelompok tersebut, Kementerian Pertanian menyiapkan bantuan satu unit combine harvester dan satu unit traktor dengan nilai total sekitar Rp1 miliar. Namun, Amran menegaskan bahwa penyaluran bantuan harus melalui verifikasi agar tepat sasaran dan benar-benar dimanfaatkan secara produktif.

Ia juga meminta agar kelompok tersebut tidak hanya menerima alat, tetapi memperoleh pendampingan berkelanjutan hingga mampu berkembang secara mandiri.

Dalam dialog yang sama, mahasiswa Fakultas Pertanian Untad menyampaikan kebutuhan sarana pendukung untuk lahan pertanian dan penelitian kampus seluas sekitar dua hektare. Menanggapi hal itu, Amran meminta penyediaan sumur bor, pompa air, serta satu unit hand tractor.

Amran berharap dukungan tersebut dapat mendorong mahasiswa menghasilkan inovasi dan meningkatkan produktivitas pertanian.

Ia menegaskan, membangun usaha membutuhkan ketahanan, keberanian, dan kesabaran. Karena itu, generasi muda diminta tidak mudah menyerah ketika menghadapi keterbatasan pada tahap awal.

Menurutnya, lahirnya lebih banyak petani muda dan pelaku usaha pertanian akan menjadi modal penting untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong Indonesia menjadi negara yang semakin kuat secara ekonomi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *